Perbandingan Prosesor INTEL dan AMD Written on September 15, 2012, by .

Intel Corporation

adalah sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di AS dan terkenal dengan rancangan dan produksi mikroprosesor dan mengkhususkan dalam sirkuit terpadu. Intel juga membuat kartu jaringan, chipset papan induk, komponen, dan alat lainnya. Intel memiliki projek riset yang maju dalam seluruh aspek produksi semikonduktor, termasuk MEMS.

Intel mengganti logo dan slogannya pada 1 Januari 2006. Slogan lamanya “Intel inside” diganti dengan “Intel Leap ahead”.

Beberapa produk prosesor Intel yang ada sampai sekarang ini yaitu :

1. Intel® Pentium® 4                        2. Intel® Pentium® Dual-Core

3. Intel® Core™2 Duo                       4. Intel® Core™2 Quad

5. Intel® Core™2 Extrme               6. Intel® Core™ i7

AMD (Advanced Micro Devices)

adalah sebuah perusahaan pembuat sirkuit terpadu, prosesor atau IC (integrated circuit) yang bermarkas di Sunnyvale, California, Amerika.
Pabrik pertama berada di Austin, Texas, Amerika dan pabrik kedua berada di Dresden, Jerman yang ditetapkan untuk memproduksi Athlon saja. Bila semuanya berjalan lancar, mimpi harga sistim PC akan dapat lebih murah bisa terwujud karena tidak lagi di monopoli oleh Intel. Pada tahun 2006 juga, AMD telah berhasil mengakuisisi perusahaan Grafis terkenal asal Amerika yaitu ATI Tecnology.
Perusahaan ini adalah penyedia prosesor x86-compatible processors terbesar kedua. AMD juga sudah dikenal oleh dunia, beberapa produknya yaitu :

1. AMD Sempron™                             2. AMD Athlon™ FX

3. AMD Athlon™ 64                          4. AMD Athlon™ X2

5. AMD Athlon™ X3                         6. AMD Athlon™ X4

PERBEDAAN, KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN PROSESOR INTEL DAN PROSESOR AMD
Beberapa perbedaan, keunggulan dan kekurangan prosesor Intel dan AMD :

1. Set instruksi pada Intel adalah MMX, SSE,SSE2, dan SSE3, tetapi pada AMD SSE2 dan 3DNow. Tetapi dari sekian banyak istruksi yang dipakai oleh intel sebetulnya telah ada dalam 3DNow-nya AMD yang tidak dimiliki oleh Intel.

2. L1 pada Intel maksimal 32K, sedang pada AMD adalah 128K. Bedasarkan beberapa test AMD dengan L1 128K lebih unggul dibanding dengan Intel.

3. Banyak transistor pada Intel 100 milyar sedang AMD 105 milyar.

4. Banyaknya Decoder, Integer, FP pada intel lebih sedikit dibanding AMD yang secara signifikan perbedaan tersebut meningkatan kinerja dari AMD.

5. Temperatur pada Intel dapat diatur oleh processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas), pada AMD64 temperatur maksimum adalah 900C. Teknologi Intel lebih unggul dibanding AMD.

6. AMD lebih unggul dalam pengolahan komunikasi aplikasi, seperti transfer data pada modem, ADSL, MP3, dan Doubly Digital Suround Sound.

7. Pipeline pada intel lebih panjang dibanding dengan AMD, tetapi pipeline Intel bermasalah pada pertukaran tugas, sehingga pipeline intel kecepatannya melambat berada dibawah AMD.

8. Intel menang di brand image dan marketnya, sedangkan AMD harganya yang lebih murah.

9. Pada prosesor Intel Pentium 4 harga standard, kinerjanya lumanyan cepat. Memang sih, untuk urusan grafis masshi kalah dibanding dengan AMD, tapi paling tidak prosesor Intel tidak cepat panas.

10. Pada prosesor AMD Athlon harga agak murah dibanding Intel. Grafis bagus banget, kecepatannya lumayan, tapi cepet banget panas dibandingkan Intel.

PERBANDINGAN KECEPATAN PROSESOR INTEL DAN AMD 
Dari segi penggunaanya, perangkat keras yaitu prosesor ini bagian penting dari komputer yang berfungsi sebagai inti dari kinerja komputer ini sendiri dimana semakin besar memori dan semakin banyak prosesornya semakin cepat juga kinerja yang di hasilkan oleh prosesor itu sendiri.

Prosesor yang cepat dapat kita lihat dari core (inti prosesor) semakin banyak core yang digunkan pada prosesor semakin cepat juga kinerja komputer yang kita gunakan. Mengapa demikian, karena prosesor bekerja didalam aplikasi-aplikasi program atau game yang kita pakai semakin banyak aplikasi yang kita jalankan semakin banyak juga prosesor kita gunakan.

Kesimpulan sebagai berikut :
1. Untuk menggunakan prosesor Intel anda harus mengeluarkan banyak biaya apalagi dengan performanya tinggi yang di hasilkan oleh prosesor Intel yaitu Intel i7 dimandingkan dengan prosesor AMD anda tidak akan mengeluarkan banyak biaya dan performanya juga lumanyan bagus. Oleh karena itu utuk anda yang biayanya pas-pasan pilihlah prosesor AMD tapi kalau biaya yang anda punya lebih silahkan anda memilih prosesor Intel.

2. Prosesor Intel dan Prosesor AMD telah di uji performannya ternyata prosesor intel lah yang kuat dalam hal apapun sedangkan prosesor AMD hanyalah pilihan kedua anda.

3. Prosesor Intel lebih kuat dari porsesor AMD pada aplikasi multimedia, sebaliknya prosesor AMD menang dari prosesor Intel di gaming dan program 3D nya.

 

 

Arsitektur Prosesor Intel & AMD

1. Keluarga AMD

Gambar Prosessor AMD Dual Core 45 nm

Gambar Prosessor AMD Phenom X4 

Gambar Prosessor AMD Barcelona 

Gambar Prosessor AMD Triple Core 

2. Keluarga Intel

Gambar Intel Pentium D / Penryn Dual Core-detail

Gambar Intel Core 2 Duo Detail

Gambar Intel Quad Core

Gambar Intel Quad Core-diagram

Gambar Intel Core i7

Gambar Intel Core i5-inside

Perbandingan Skema Pemrosesan Procesor multicore generasi pertama, AMD(Athlon 64 FX) dan INTEL(Pentium D)
1
Intel Pentium D (kiri) dan AMD Athlon 64 FX (kanan)
Intel Pentium D adalah processor dua core yang kedua core-nya tidak berada dalam satu die. Processor ini memiliki dua die yang masing-masing berisi satu core, berbeda dengan AMD Athlon 64 FX yg merupakan processor dual core murni dengan kedua core-nya berada dalam satu die serta memory controler yang tertanam langsung di procesor.
sumber : http://10110104.blog.unikom.ac.id/perbandingan.kc

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Bila Industri Garap Kemitraan Sapi Perah Written on September 7, 2012, by .

Kemitraan Greenfields menyerap 1.000 peternak. Bisa dibayangkan jika produsen susu kemasan lainnya menduplikasi program serupa

Tak pernah terbayangkan oleh Tanik Yuliasih sebelumnya, ia bisa melakoni usaha beternak sapi perah. Sampai kemudian di 2007, wanita asal Desa Babadan Gunung Kawi Kabupaten Malang Jawa Timur ini bersama sang suami memutuskan mengikuti program kemitraan dengan PT Greenfields Indonesia (Greenfields). Perusahaan ini merupakan peternakan sapi perah terbesar nasional, dengan skala ribuan dan sekaligus produsen susu kemasan dengan merk dagang “Real Good”.

Sejak waktu itu, status sebagai peternak sapi perah pun disandang Tanik sampai sekarang. Dan di kandang miliknya yang berlokasi tak jauh dari rumahnya, ia memelihara 5 ekor sapi perah. “Dulu saya hanya ibu rumah tangga, tapi sejak ikut program kemitraan ini ekonomi keluarga saya sangat terbantu,hingga bisa menyekolahkan anak saya,” tutur wanita tamatan sekolah dasar ini kepada Trobos Livestock saat ditemui di kediamannya.Setiap hari Tanik bersama suami silih berganti memerah sapi  dan menyetornya ke Greenfields, yang juga terletak di Desa Babadan Gunung Kawi.

Manfaat kemitraan sapi perah juga dirasakan peternak asal Desa Kebobang GunungKawi, Imam Fauzi. Sebelum bergabung dengan kemitraan Greenfields, ia ikut program kemitraan dengan Koperasi Unit Desa (KUD) setempat. Namun karena sistem pengelolaannya kurang profesional dan tidak terintegrasi dengan baik ia pun beralih ke kemitraan Greenfields sejak 2007.Pemilik 33 ekor sapi perah ini mengaku, “Rataan produksi susu saya sekitar 15 liter per ekor per hari. Produksi susu 100% diserap oleh Greenfields dengan harga yang pantassesuai kualitas.”Untuk menentukan harga, kualitas susu diukur setiap kali peternak menyetor susu ke  pusat pengumpulan susu atau MCC (Milk Collection Centre) Greenfields.

Dijelaskan, Aris Ernanto, Head Departement of Milk Procurement & Milk Collection Centre  Greenfields, susu yang diterima dari peternak mitra langsung dilakukan uji kualitas secara komputerisasi. Parameter yang diukur antara lain kadar protein, lemak, total padatan, cemaran mikroba, dan logam berat.“Hasil ujinya dicetak dan dapat dilihat oleh peternak, dengan demikian peternak langsung tahu kualitas susu dan harganya,” katanya.

Aris lanjut menjelaskan, ada 2 kemungkinan hasil dari uji kualitas susu, yaitu kategori MP (Milk Processing) dan DF(Dairy Farm). MP berarti susu berkualitas bagus dan bisa dilanjutkan ke pengolahan, sedangkan DF artinya susu berkualitas di bawah standar dan tetap dibeli sebagai pakan pedet.

Operational Manager Greenfields, Irmansyah menambahkan, mekanisme penentuan harga susu di Greenfields menggunakan sistem reward and punishment. Peternak yang menyetor susu dengan kualitas bagus dihargai tinggi, sekitar Rp 3.700 – 4.000per liter. Kalau kualitas jelek tetap diterima tapi dengan harga murah. “Dengan sistem ini, peternak menjadi lebih bersemangat dan akan menjaga kualitas susunya,” kataIrmansyah.

Kemitraan IPS
Perkembangan pola kemitraan, lebih lanjut dijelaskan Irmansyah. Menurutnya, saat ini    populasi sapi perah kemitraan Greenfields telah mencapai 2.000 ekor yang dikelola sekitar 1.000 peternak, dengan rata-rata produksi susu 10-11 liter per ekor per hari. Program yang awalnya hanya diberlakukan di daerah sekitarGunung Kawi, kini sudah meluas sampaike Kota Batu, Wlingi (Blitar), Kasembon dan Ngantang (Malang), serta Nongkojajar (Pasuruan).

Irmansyah mengatakan, pola kemitraan ini dirumuskan karena pada awal berdirinya, warga sekitar pabrik Greenfields sering melakukan demonstrasi menuntut dipekerjakan. Namun karena Greenfields tidak mungkin menyerap seluruh tenaga kerja dari warga, maka dibentuklah polakemitraan ini.

Konsepkemitraan yang diterapkan, lanjut Irmansyah, diutamakan untuk peternak yang belum punya sapi perah lalu dihubungkan dengan pihak perbankan oleh Greenfields. Dalam kemitraan ini ada 3 pihak yang terlibat, bank sebagai pendukung permodalan, Greenfields sebagai penjamin pasar, dan peternak sebagai pelaku usaha. Untuk mendapatkan kredit dalam bentuk sapi perah, peternak harus menjaminkan hartanya (seperti tanah atau rumah) dan pembayarannya dicicil dengan cara menyetorkan susu ke Greenfields.

Ditambahkan Dikko Yudha Hidayat, Kepala Departemen Kemitraan Milk Sourcing Unit Greenfields, dalam program kemitraan ini, peternak dibuat senyaman mungkin. “Kami tidak segan-segan untuk turun langsung ke lapang untuk memberikan pendampingan. IB (Inseminasi Buatan) pun mereka dapatkan secara gratis dari Greenfields, ” jelas Dikko.

Ketua Umum Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI), Dedi Setiadi punya penilaian senada. Ini sangat mungkin dikembangkan oleh IPS. Tetapi bagaimana pun juga, prinsip dasarnya pasti berorientasi bisnis (business oriented). “Meski beberapa IPS memiliki kepedulian cukup baik membangun peternakan rakyat,” katanya.

Data Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian menunjukkan tercatat ada 13 IPS di Indonesia. “Kalau pola kemitraan Greenfields saja bisa menyerap 1.000 peternak, bisa dibayangkan akan lebih banyak lagi peternak tergarap jika IPS lainnya mengikuti jejak Greenfileds menerapkan program serupa,” kata Dedi.

Kemitraan Koperasi
Pola kemitraan serupa sebenarnya sudah lama dijalankan oleh GKSI di daerah-daerah sentra peternakan sapi perah. Dijelaskan Dedi, saat ini jumlah peternak anggota koperasi primer sekitar 127 ribu orang. Populasi sapi milik anggota mencapai 375 ribu ekor dan total produksi susu 1,5 – 1,6 juta liter per ekor per hari. Jumlah Koperasi primer anggota GKSI Daerah sebanyak 95 Koperasi yang terdiri atas GKSI Jawa Barat (Jabar) 22 koperasi, GKSI Jawa Tengah (Jateng) 23 koperasi, dan GKSI Jawa Timur (Jatim) 50 koperasi.

Menurut Dedi, pola kemitraan yang dibangun melalui lembaga koperasi seperti GKSI sejauh ini merupakan yang paling cocok untuk mengembangkan usaha peternak sapi perah skala rakyat. Prinsip dalam bisnis koperasi adalah anggota yang jujur dan setia, pengurus dan pengawas yang amanah, manajemen yang profesional, serta keberpihakan pemerintah.

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

© Copyright mujahid al fikri - Powered by Wordpress - Designed by Speckyboy. Enjoy with a Whopper Meal & Large Coke.